Media Framing dalam Kerangka Penegakan Hukum

Framing adalah menyusun, mengemas informasi tentang suatu peristiwa dengan tujuan untuk membentuk opini atau persepsi publik atas sebuah peristiwa. Media Framing dalam kerangka penegakan hukum khususnya diskresi kepolisian dapat bermanfaat untuk membuat kondisi atau situasi peristiwa yang diprediksi akan berbenturan dengan peraturan hukum menjadi peristiwa yang terkendali. Oleh karenanya penegak hukum sangat membutuhkan kerjasama yang solid dengan media massa untuk dapat menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif.

Hal tersebut sangat relevan dengan pengertian frame menurut David E. Snow and Robert Benford  bahwa Frame mengorganisasikan sistem kepercayaan dan diwujudkan dalam kata kunci tertentu, anak kalimat, citra tertentu, sumber informasi, dan kalimat tertentu. Melalui hal-hal tertentu tersebut, Polri harus dapat menyiapkan strategi pemanfaatan media framing dengan memperhatikan seluruh aspek kehidupan baik sosial, ekonomi, politik, budaya dan keyakinan.

Related posts:

FacebookTwitterGoogle+WhatsAppLinkedInAmazon Wish ListBlogger PostLineShare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *